Beberapa langkah untuk menjadi orangtua yang sigap

Waspada Dampak Buruk Gadget Pada Anak

Kebanyakan orangtua saat ini dengan mudah memberikan gadget pribadi untuk anak-anak mereka, hal ini dapat memicu anak menjadi kecanduan gadget lho, Ma. Untuk anak usia 5 tahun ke atas, batasi penggunaannya tidak lebih dari 2 jam selain waktu belajar. Hal ini agar mata anak tidak mudah lelah dan menjadi kecanduan. Pintek merupakan perusahaan teknologi finansial ( Peer-to-Peer Lending ) yang memiliki misi mendorong transformasi pendidikan melalui inovasi layanan keuangan.

Luangkanlah waktu untuk bermain bersama anak agar mereka tidak merasa bosan dan kesepian. Orangtua perlu mengajarkan anak bagaimana teknologi sebaiknya digunakan dengan bijak. Pastikan jam penggunaan gadget setelah anak selesai mengerjakan PR atau tugas lainnya. yang bisa bermanfaat, tetapi juga bisa membahayakan kehidupan anak-anak. Sejumlah anak mengalami “gangguan jiwa” akibat kecanduan gawai. “Melihat kenyataan di lingkungan terdekat di mana anak dan orang tua masing-masing sibuk dengan gadgetnya sendiri.

Berikan ia contoh yang baik, sehingga anak pun dapat menirunya. Agar anak tidak terus menerus menatap layar gadget, Mama bisa mengajak anak untuk bersosialisasi dengan lingkungan sekitar. Mama bisa membiarkan anak bermain dengan teman sebayanya untuk membentuk sikap dan karakter anak itu sendiri.

Yembise mengingatkan orangtua untuk serius memperhatikan berbagai dampak dari kecanduan gawai. Umumnya anak-anak menggunakan web untuk mengakses media sosial, termasuk Youtube dan” gim daring. Miliki asuransi kesehatan untuk meng-cover semua kebutuhan keluarga, terutama anak saat membutuhkan penanganan medis tertentu.

Tidak bisa dipungkiri bahwa di era fashionable seperti saat ini, ada manfaat gadget untuk anak. Saat Anda meminta anak untuk berhenti main gadget, ia akan menolak, marah, dan mengamuk. Beragam permainan dan hal-hal menarik yang ada pada gadget bisa membuat anak terus ketagihan untuk memainkannya.

Fitur autoplay yang secara otomatis memainkan video berikutnya setelah yang sedang ditonton usai akan mengundang anak untuk berlama-lama menonton. Mereka didorong untuk terus menerus beralih dari satu video ke video berikutnya tanpa batasan. Anak-anak menghabiskan waktu lebih lama memandangi warna-warna cerah dibandingkan dengan warna-warna teduh atau pastel. Penyebabnya, ketika anak-anak masih berusia dini, warna yang cerah dan kontras lebih terlihat jelas di mata mereka. Ketika beranjak besar, anak-anak juga masih akan mendapati warna yang kuat dan cerah lebih menarik untuk dieksplorasi dibandingkan dengan warna lainnya. Karena itu, banyak aplikasi dan games untuk anak didesain dengan warna cerah agar menarik perhatian.

Cara agar anak tidak kecanduan gadget

Simpanlah gadget di tempat yang tidak diketahui oleh anak sehingga anak tidak bisa mengambil dan memainkannya dengan mudah tanpa seizin Anda. Nah, bukan hanya orang dewasa, rupanya anak-anak bisa mengalami hal yang sama. Misalnya saat anak enggan pergi ikut berbelanja mingguan, enggan makan malam bersama, malas untuk membuat kue bersama-sama karena tidak mau melewati aktivitasnya dengan gadget. Sebagai orangtua, Anda sebaiknya mulai berhati-hati jika aktivitas keluarga sehari-hari tidak dapat diikuti oleh anak-anak karena ia tidak bisa dipisahkan dari gadgetnya.

Anda bisa membalasnya hingga 2,5 jam dalam sehari, lalu sisanya 2,5 jam lagi untuk bermain aktif. Zakiyah menjelaskan, lingkungan tempat tinggalnya juga mendukung anaknya untuk berkegiatan di luar rumah. Ia sering mengajak anak-anaknya untuk memancing di sungai yang ada di dekat rumahnya. Jadi apa yang perlu dilakukan agar anak tidak kecanduan bermain gadget? Orang tua pun demikian, hindari mengumbar identitas anak secara berlebihan di dunia maya.